ALIANSI PEMUDA INDONESIA news– Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) buka suara terkait dana lelang yang mengatasnamakan DJKN.
Direktur DJKN, Isa Rachmatarwata, mengajukan lelang yang kerap mengatasnamakan pihaknya, kerap bertentangan dengan lelang yang dilakukan DJKN.
Dia menuturkan, lelang lelang menggunakan embel-embel murah. Padahal sebenarnya, lelang nyata dilakukan untuk mendapat harga terbaik.
“Itu sangat bertentangan dengan karakter nilai lelang sendiri. Lelang dilakukan untuk mendapat nilai terbaik. Jadi kalau ada lelang dengan harga murah, pasti bohong itu, ”kata Isa di Jakarta,
Isa pun mencontohkan salah satu barang lelang DJKN yang dibatalkan laku dengan harga fantastis.
Barang tersebut adalah body mobil Ferrari berwarna merah yang keluar tahun 1965 yang dijual seharga Rp 2 miliar. Sementara nilai beli mobil berkali-kali lipat lebih murah.
Untuk dapat menentukan, Isa menyebut lelang legal yang dilakukan DJKN melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) tidak mengenal prosedur penawaran oleh pibadi.
Lelang DJKN hanya diumumkan melalui surat kabar atau ditayangkan dalam situs www.lelang.go id
Penyetoran uang Jaminan pun dilakukan melalui KPKNL resmi.
“Oleh karena itu, jika ada penawaran lelang yang tidak sesuai dengan konsep Ielang tersebut, DJKN mengimbau masyarakat untuk melakukan konfirmasi melalui call center DJKN (021) 1500991, KPKNL lokal, atau situs lelang Indonesia,” kata Isa.
Sementara untuk memberantas hukum ilegal yang mengatasnamakan lelang DJKN, pihak Isa telah bekerja sama dengan kepolisian untuk mengungkap pelelangan.
“(Kami) berhasil mengungkap keberhasilan persetujuan tersebut. Namun demikian, masih ada beberapa kasus yang terjadi, ”sebutnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar