Jumat, 27 Maret 2020

Warga Sempat Tolak Pemakaman asisten pemerintah sekretaris daerah kota Medan

Ilustrasi

ALIANSI PEMUDA INDONESIA news- Seorang Pasien dalam Pengawasan (PDP) Viirus Corona (Covid-19) di Medan, Sumatera Utara, meninggal dunia pada Rabu (25/3/2020) sore.
Terkonfirmasi bahwa PDP tersebut adalah Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Pemkot Medan.
Dia sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik selama dua hari dan akhirnya meninggal dunia.

Pemakaman sempat ditolak warga

Kepala lingkungan setempat, Budi, menceritakan proses pemakaman PDP itu sempat ditolak warga sekitar.
Padahal saat itu jenazah sudah dikeluarkan dari ambulans oleh sejumlah orang yang mengenakan alat pelindung diri (APD) mirip astronot.
Penolakan muncul lantaran warga mengira jenazah adalah pasien positif corona.
"Menolak-nolak gitu saja lah. Mereka tahu itu katanya corona, makanya warga keberatan dikebumikan di situ," kata Budi.
Petugas medis pun sempat mau pingsan karena proses pemakaman yang menjadi lebih lama.
"Kewalahan juga mereka menguburkan ya semalam tu. Sampai yang pakai baju astronot itu pun ada yang mau pingsan. Tak ada warga yang mendekat, jauh-jauh semua. Disterilkan. Jauh-jauh lah dari lokasi," kata Budi.
Menurutnya, proses pemakanan jenazah akhirnya dilakukan saat hampir tengah malam.
Sumber: Kompas.com

Tidak ada komentar:

TERATAS

SAMBUTAN DEWAN PENDIRI ALIANSI PEMUDA INDONESIA

ESOK LEBIH BAIK DARI KEMARIN DAN HARI INI Kata Sambutan DEWAN PENDIRI ALIANSI PEMUDA INDONESIA, dalam acara penyerahan SK DPD ALI...