Setelah kepergian almarhumah ananda tercinta Ketua Umum MPSU (Masyarakat Perjuangan Sumatera Utara) Mulya Koto yang bernama Shilfia Beby Shagita, yang merupakan putri pertama dari pasangan Mulya Koto dan Asly Tarihoran pada tanggal 9 Juni 2020 di rumah sakit Bhayangkara Medan berbagai hajatan terus di lakukan.
Mulai dari acara 3 hari, 7 hari, 40 hari sukses dilakukan kemarin, kini tepat nya tanggal 16 Oktober 2020 acara 100 hari Almarhumah Shilfia Beby Shagita juga di gelar. Tapi khusus acara 100 hari ini ada sedikit kendala dikarenakan batu nisan yang sudah di tempah untuk Almarhumah ada perubahan bentuk dan ukuran nya tidak jadi di pasangkan kemakam nya.
Namun acara 100 hari Almarhumah Shilfia Beby Shagita tetap dilakukan secara sederhana dengan menyantuni anak yatim piatu yang tepatnya di jalan Jermal VII, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Jum'at 16 Oktober 2020.
Kepada awak media, Ketua Umum MPSU, Mulya Koto mengatakan kalau acara pemasangan Batu Nisan untuk Almarhumah anak nya tetap dilakukan namun di undur dan akan di gelar tanggal 2 Nobember 2020 tepatnya didaerah Dolok Sanggul, Sidikalang Parbuluan, Simalopuk , Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara.
"Saya nggak nyangka ketika pas hari nya acara pemasangan batu nisan batal di karenakan ada nya mis komunikasi" jelas Mulya Koto.
Masih kata Mulya Koto bahwa acara 100 hari Almarhumah Anaknya Shilfia Beby Shagita juga tak lepas dari doa dan dukungan serta sumbangsih dari beberapa penasehat, pembina serta kawan-kawan yang berhubungan baik.
"Terimakasih kepada seluruh keluarga dan sahabat yang tidak dapat di sebutkan namanya satu persatu atas doa dan dukungan nya serta sumbangsih nya kepada Almarhumah anak saya Shilfia Beby Shagita" ungkap Mulya Koto.
Sebelum menutup wawancara dengan awak media Mulya Koto juga berharap dan mohon doanya agara pada acara pemasangan batu nisan Anaknya Almarhumah Shilfia Beby Shagita, tidak ada halangan lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar