MAKLUMAT. 55 elemen masyarakat yang terdiri atas ormas keagamaan, kepemudaan, nasionalis dan kedaerahan, Jumat (3/7) besok aksi demo tolak Rancangan Undang Undang Hubungan Ideologi Pancasila atau RUU HIP.
MAKLUMAT. 55 elemen masyarakat yang terdiri atas ormas keagamaan, kepemudaan, nasionalis dan kedaerahan, Jumat (3/7) besok aksi demo tolak Rancangan Undang Undang Hubungan Ideologi Pancasila atau RUU HIP.
API news;- 55 elemen masyarakat yang terdiri atas ormas keagamaan, kepemudaan, nasionalis dan kedaerahan, Jumat (3/7) besok aksi demo tolak Rancangan Undang Undang Hubungan Ideologi Pancasila atau RUU HIP.
55 elemen masyarakat yang melakukan aksi demo tolak RUU HIP itu tergabung dalam Front Anti Komunis dan Penyelamat Pancasila Sumatera Utara.
Demo yang digelar baqda Shalat Jumat itu diberi nama aksi kawal Maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkaitan RUU HIP.
Usulan yang mendapat resisteni ini sedang dibahas di DPR RI.
Rencana aksi ini dibenarkan juru bicara Presidium Front Anti Komunis dan Penyelamat Pancasila Sumut, Ustadz Rafdinal SSos, Map.. Kamis (2/7).
Buya Rafdinal mengatakan, massa yang hadir diperkirakan ribuan orang yang berasal dari Medan.
Selain Medan, juga massa diperkirakan datang dari Binjai dan Deliserdang.
55 elemen masyarakat yang melakukan aksi demo tolak RUU HIP itu tergabung dalam Front Anti Komunis dan Penyelamat Pancasila Sumatera Utara.
Demo yang digelar baqda Shalat Jumat itu diberi nama aksi kawal Maklumat Majelis Ulama Indonesia (MUI) berkaitan RUU HIP.
Usulan yang mendapat resisteni ini sedang dibahas di DPR RI.
Rencana aksi ini dibenarkan juru bicara Presidium Front Anti Komunis dan Penyelamat Pancasila Sumut, Ustadz Rafdinal SSos, Map.. Kamis (2/7).
Buya Rafdinal mengatakan, massa yang hadir diperkirakan ribuan orang yang berasal dari Medan.
Selain Medan, juga massa diperkirakan datang dari Binjai dan Deliserdang.
Aksi ini dimulai titik kumpul di depan Masjid Raya Al Mashun Medan.
Selanjutnya massa yang berkumpul bergerak menuju gedung DPRD Sumut, Jl Imam Bonjol No 5 Medan.
Aksi long march dari Masjid Raya Al Mashun dipimpin oleh kordinator Presidium Front Anti Komunis dan Penyelamat Pancasila Sumut Ustadz Indra Suheri.
Dalam aksi kawal maklumat MUI tersebut, tambah Buya Rafdinal, Front Anti Komunis dan Penyelamat Pancasila Sumut menolak.
Kemudian membatalkan RUU HIP sekaligus ditarik dari pembahasan di DPR RI.
“Lawan kebangkitan komunis dan tolak upaya mengganti Pancasila dengan Trisila dan Eka Sila,” katanya.
Kemudian usut oknum yg menyusun draf RUU HIP ini, karena ada indikasi makar pada negara RI.
Sementara itu Dadek wonk salah seorang Presidium aksi mengatakan jika tuntutan tuntutan tidak terpenuhi maka kami akan mengerahkan massa yang jauh lebih besar lagi.
Aksi ini dimulai titik kumpul di depan Masjid Raya Al Mashun Medan.
Selanjutnya massa yang berkumpul bergerak menuju gedung DPRD Sumut, Jl Imam Bonjol No 5 Medan.
Aksi long march dari Masjid Raya Al Mashun dipimpin oleh kordinator Presidium Front Anti Komunis dan Penyelamat Pancasila Sumut Ustadz Indra Suheri.
Dalam aksi kawal maklumat MUI tersebut, tambah Buya Rafdinal, Front Anti Komunis dan Penyelamat Pancasila Sumut menolak.
Kemudian membatalkan RUU HIP sekaligus ditarik dari pembahasan di DPR RI.
“Lawan kebangkitan komunis dan tolak upaya mengganti Pancasila dengan Trisila dan Eka Sila,” katanya.
Kemudian usut oknum yg menyusun draf RUU HIP ini, karena ada indikasi makar pada negara RI.
Sementara itu Dadek wonk salah seorang Presidium aksi mengatakan jika tuntutan tuntutan tidak terpenuhi maka kami akan mengerahkan massa yang jauh lebih besar lagi.
Sementara itu Dadek wonk salah seorang Presidium aksi mengatakan jika tuntutan tuntutan tidak terpenuhi maka kami akan mengerahkan massa yang jauh lebih besar lagi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar